Pengertian vetsin
Vetsin disebut juga dengan MSG( Monosodium Glutamat) yaitu bahan tambahan yang digunakan sebagai penyedap rasa. Di temukan oleh seorang profesor dari Jepang bernama Prof. Kukinae Ikeda. Vetsin terbuat dari bahan alami yaitu tetes tebu yang telah mengalami fermentasi. Sebagai penyedap rasa vetsin disebut juga dengan 'umami' atau perasa gurih pada makanan. Rasa 'umami' merupakan pelengkap empat rasa dasar yang sebelumnya hanya manis, asin, asam dan pahit.
Batas konsumsi vetsin
Batas konsumsi vetsin
Vetsin sebenarnya aman dikonsumsi selama sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Batas maksimal konsumsi MSG /vetsin yang direkomendasikan oleh WHO adalah 6 gram per hari. Sedangkan Kemenkes RI merekomendasikan konsumsi aman MSG adalah 5 gram perhari. Untuk lebih mudahnya kita bisa menggunakan takaran satu sendok teh vetsin untuk 5-6 porsi makanan.
Kandungan vetsin dalam bahan makanan
Sebenarnya kandungan vetsin secara alami dapat kita temukan dalam beberapa bahan makanan, seperti pada daging ayam, daging sapi, udang, kepiting, kecap, keju dan terasi. Bahan makanan yang berasal dari sayuran banyak pula yang mengandung vetsin diantaranya: tomat, jagung, bawang bombay, asparagus hijau, kentang dan jamur. Jadi, meskipun kita tidak menambahkan vetsin dalam masakan, kita sebenarnya tetap mengonsumsi vetsin ga. Namun yang membedakan adalah vetsin yang diperoleh berasal secara alami dari bahan makanan itu sendiri ataukah vetsin buatan yang sengaja ditambahkan.
Bahan alami pengganti vetsin
Untuk anda yang menghindari vetsin atau ingin mengurangi penggunaannya, dapat menggunakan beberapa bahan alami sebagai penggantinya. Bahan tersebut antara lain:
1. Gula
Tambahkan gula sedikit pada masakan, perpaduan antara gula dan garam yang pas akan menghasilkan rasa gurih pada masakan.
2. Kaldu
Kaldu juga dapat digunakan sebagai pengganti MSG. Kaldu dapat diperoleh dari rebusan daging atau tulang dari sapi, ayam, udang dan ikan. Kaldu akan memberikan rasa gurih pada masakan karena bahan dasar yang digunakan untuk membuat kaldu secara alami sudah mengandung MSG.
4. Bawang putih
Kita dapat menambahkan bawang putih sebagai penambah cita rasa dari makanan. Bawang putih dapat digunakan sebagai bumbu utama atau dalam bentuk bubuk yang biasa disebut bubuk koya yang dapat dijadikan sebagai toping pada makanan.
5. Jamur
Jamur merupakan salah satu bahan makanan yang memiliki rasa 'umami'. Bahkan sering digunakan oleh vegetarian sebagai pengganti dari daging. Selain itu kandungan gizi dalam jamur juga tidak kalah dengan daging.
6. Rumput laut
Dari sejarahnya, rumput laut merupakan bahan pertama yang menghasilkan MSG/vetsin. Kita bisa menggunakan rumput laut sebagai pengganti vetsin dengan cara direbus menjadi kaldu dan dapat dicampurkan kedalam masakan.
Segala sesuatu yang dikonsumsi secara berlebihan akan tidak baik bagi tubuh. Tidak hanya vetsin, bahkan garam dan gula yang jelas-jelas sudah aman dikonsumsipun akan menimbulkan efek negatif bagi tubuh jika berlebihan dalam penggunaannya. Oleh karena itu kita diharapkan dapat lebih bijaksana dalam mengonsumsi bahan makanan.




















