Akhir-akhir ini kegiatan browsing yang sering saya lakukan adalah blogwalking. Kegiatan blogwalking ini perlu saya lakukan karena sangat berguna bagi saya yang baru belajar membuat blog. Jadi harap dimaklumi kalau tulisan saya masih acakadut dan tampilan dan foto-foto dari blog saya masih ala kadarnya. Dari para blogger senior ini banyak sekali hal-hal baru yang dapat saya pelajari. Dari mulai bahasa dan tata cara penulisan, foto yang ditampilkan maupun isi dari blog-blog tersebut. Dari artikel-artikel blog yang saya baca ada beberapa yang menarik perhatian saya. Salah satunya adalah tentang tipe kepribadian. Dulu saya menganggap diri saya seorang introvert. Tetapi setelah membaca artikel dibeberapa blog yang menyebutkan bahwa ada tipe kepribadian lain setelah introvert dan ekstrovert yaitu ambivert,membuat saya jadi ragu-ragu.
Untuk lebih jelasnya dibawah ini akan dijelaskan tentang tipe kepribadian itntrovert dan ambivert. Yang kemudian akan dibandingakn dengan keseharian saya selama ini.
Introvert
Introvert adalah kepribadian seseorang yang lebih fokus dengan dunianya sendiri. Seorang introvert akan terlihat membatasi diri dengan kehidupan disekelilingnya. Adapun ciri-ciri introvert adalah:
- Tidak menyukai keramaian Seorang introvert tidak merasa nyaman berada di tengah-tengah keramain. Keramaian membuat introvert kehilangan energinya. Sehingga jika harus menghadiri suatu kegiatan yang melibatkan banyak orang membuat introvert tidak akan betah berlama lama bahkan enggan untuk menghadirinya. Kalau saya pribadi sih tidak bermasalah jika harus menghadiri acara dengan banyak orang. Saya masih merasa nyaman-nyaman saja jika harus pergi kondangan,arisan,kumpul bareng teman. Dulu waktu masih sendiri pernah juga nonton konser dan ikut kegiatan kampus. Meskipun kalau bisa ada orang yang dikenal dalam kegitan tersebut.
- Lebih menikmati waktunya sendiri atau me time Waktu me time sangat dibutuhkan seorang intovert untuk mengisi energinya kembali.Dengan me time seorang introvert menemukan dunianya sendiri,untuk mengembangakan kreatifitas dan bahkan merasakan kebahagiannya. Ini saya banget,saya sangat menyukai waktu me time. dari sekedar minum kopi,menulis, nonton tv ataupun mengerjakan kristik.
- Pendengar yang baik Kebanyakan seorang introvert memiliki sifat pendiam,berbicara hanya seperlunya saja. Walaupun sebenarnya mereka bisa dapat juga berbicara banyak dalam situasi tertentu,sepert dalam ajang diskusi ataupun kumpul dengan teman=teman dekat. Seorang yang pendiam merupakan pendengar dan penyimpan rahasia yang baik. Jadi orang introvert itu sebenarnya paling enak untuk diajak curhat. Karena apa yangdibicarakan akan didengarkan dan tentunya aman. Meskipun saya tidak pendiam-pendiam amat, tetapi saya senang mendengarkan orang lain bercerita.
- Problem Solver Mungkin kebanyakan oarang menganggap seorang introvert tidak atau jarang memiliki masalah dalam hidupnya.Padahal faktanya itu karena merekaenggan menceritakan masalahnya pada orang lain dan lebih senang mencari jalan keluar sendiri atas masalah yang dihadapi. ini sih saya banget. Dari dulu saya enggan menceritakan masalah saya pada orang lain. Saya lebih suka mencari sendiri jalan keluar dari setiap masalah yang dihadapi. Sikap saya pun sama walaupun sedang ada masalah,sehingga orang lain melihat saya baik-baik saja. Meskipun dibelakang mereka saya nangis-nangis juga.
- Memiliki sedikit teman Karena sifatnya yang cenderung pendiam,seorang introvert menjadi tidak mudah berkenalan dengan orang lain. Padahal sebenarnya seorang introvertsuka juga berteman,tetapi cenderung selektif dalam memilih teman. Kalau untuk sekedar kenal sih teman saya banyak bahkan dari berbagai kalangan ada semua.. Tetapi mungkin saya agak selektif memilih teman yang bisa diajak ngobrol. Saya paling males ngobrol dengan orang yang arogan,bicaranya selau tinggi tidak sesuai fakta ataupun suka bergosip.
- Cenderung tertutup dan tidak mudah percaya pada orang Ada memang beberapa introvert yang kehidupannya sangat tertutup,walaupun tidak semuanya. Tapi kebanyakan mereka akan sulit percaya pada orang lain. Jadi apabila seorang introvert sudah mau menceritakan kehidupannya pada seseorang,maka orang tersebut sangatlah istimewa. Begitupun saya,kurang dari 3 orang yang saya percaya untuk saya bisa bercerita tentang kehidupan saya. Dan yang saya ceritakan pada merekapun berbeda beda..
Ambivert
Ambivert adalah tipe kepribadian manusia yang berada di tengah-tengah antara kepribadian introvert dan ekstrovert. Seorang introvert memiliki sebagian sifat introvert dan sebagian sifat ekstrovert. ciri-ciri orang dengan kepribadian Ambivert adalah:- Nyaman di tengah keramaian Bagi seorang ambivert,berada dikeramaian tidak menjadi masalah. Mereka masih bisa menikmati keramaian yang ada. Ini cocok dengan saya,karena saya juga tidak bermasalah jika harus berada di tengah keramaian.
- Suka sendiri tetapi benci kesepian Meskipun nyaman di keramaian tetapi seorang ambivert juga membutuhkan waktu untuk sendiri juga atau me time. Tetapi jika berlama-lama sendiri juga tidak akan merasa nyaman. saya merasakan itu,walaupun saya sangat senang sendiri tetapi kalau tidak ada orang untuk diajak ngobrol saya juga tidak betah.
- Kepribadian tergantung lawan bicara Dalam suatu pembicaraan seorang ambivert akan mengikuti lawan bicaranya. Jika lawan bicaranya orangnya tertutup,maka ambivert akan lebih berhati hati dalam berbicara. Tetapi nila lawan bicaranya orangnya terbuka,seorang ambivrt juka akan lebih bebas untuk berbicara. Ini seperti yang biasa saya lakukan jika berbicara pada orang. Saya akan lebih memikirkan apa yang saya bicarakan apabila lawan bicara saya orangnya tertutup. Dan bila lawan bicara saya orangnya blak-blakan,saya pun lebih bebas untuk berbicara.
- Memiliki emosi bilingual Ketika menghadapi orang lain,seorang ambivert memiliki kemampuan emosi bilingual. Yaitu kemampuan untuk bisa membaca emosi orang lain. Dengan kemapuan ini seorang ambivert dapat merasakan apakah orang yang sedang diajak berbicara benar-benar tertarik ataupun sekedar basa basi semata. Sepertinya saya memiliki kemampuan untuk itu. Saat berhadapan atau ngobrol,saya bisa merasakan emosi lawan bicara saya. Bahkan meskipun saya berhubungan hanya lewat chat,tapi saya bisa merasakan apakah lawan bicara saya tertarik atau sebenarnya enggan untuk berbicara dengan saya.
- Memiliki intuisi yang kuat. Introvert cenderung irit dalam berbicara dan ekstrovert malah sulit untuk berhenti dalam berbicara . Maka ambivert berada diantara kedua sifat tersebut karena memilki intuisi yang tinggi, Seorang ambivert tahu kapan saatnya harus berbicara dan kapan saatnya harus diam. Inipun sesuai dengan saya. Saya lebih senang mengamati dan mendengarkan lebih dahulu apa yang dibicarakan orang lain. Jika ada yang kurang sreg baru saya berbicara.
- Menyukai pembicaraan yang spesifik Bagi seorang ambivert melakukan pembicaraan ringan tidaklah menjadi masalah. Namun pembicaraan yang spesifik dan sesuai minat membuat ambivert lebih bersemangat. Tidak masalah bagi saya untuk melakukan pembicaraan ringan,tetapi kalau yang dibicarakan hanya sekedar basabasi kadang saya bingung untuk mencari topik pembicaraan. Berbeda apabila yang dibicarakan merupakan hal yang saya sukai. Bisa membuat saya lupa waktu saat mengobrol.
Itulah penjelasan tentang sifat introvert dan ambivert yang saya rangkum dari berbagai sumber. Dari penjelasan diatas sepertinya tipe kepribadian saya cenderung ke ambivert. Tetapi pada orang dengan tipe ambivert ada juga yang mengatakan mereka ini orang yang pandai berdagang. Kalau saya sepertinya kurang pandai dalam berdagang. Atau mungkin jiwa dagang saya belum terasah ya? Jadi bagaimana? Tipe kepribadian yang manakah kamu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar