Halaman

Rabu, 04 April 2018

Sejarah Panjang Kopi


Saat ini minum kopi banyak yang sudah menjadi gaya hidup sebagian masyarakat indonesia. Mulai dari yang sekedar ikut-ikutan, penikmat kopi atau memang benar-benar seorang pecinta kopi. . Tempat minum kopinya juga mengalami banyak mengalami perkembangan. Dahulu orang minum kopi biasanya di kedai-kedai kopi sederhana, namun sekarang ini tempat minum kopi sudah mengalami banyak perkembangan. Sekarang ini banyak bermunculan kafe-kafe yang benar-benar memanjakan para pecinta kopi dengan menyediakan tempat yang eksklusif dan lebih nyaman tentunya.  Dari segi orang yang menyukai kopi juga mengalami banyak perkembangan. Kalau dahulu kita biasanya minum kopi biasanya identik dengan bapak-bapak saja. Namun sekarang dari kalangan kaum muda bahkan ibu-ibu seperti saya banyak juga yang menyukainya. Dan ternyata dibalik secangkir kopi, banyak cerita-cerita dan fakta-fakta unik yang mungkin banyak orang yang belum mengetahuinya.

Asal Usul Kopi

Kopi diperkirakan muncul pada awal abad ke-9 di provinsi 'Kaffa' negara Ethiopia. Suku-suku di Ethiopia sampai pada abad ke-10 masih menganggap kopi sebagai makanan. Mereka mencampur buah kopi dengan lemak hewan dan membentuknya menjadi bola-bola, makanan ini digunakan sebagai penambah energi selama perjalanan.

Pada awalnya kopi diminum oleh bangsa Arab. Umat Islam di Arab membuat seduhan kopi untuk menjaga mereka tetap terjaga sepanjang malam untuk melaksanakan ibadah. Oleh karena itu, bangsa Eropa sempat percaya bahwa kopi adalah wine dari Arab. Kopi menjadi minuman yang populer selama masa berkembangnya agama Islam. Pada saat itu kopi disebut juga dengan qahwa yang artinya wine (anggur) dalam bahasa Arab kuno. Jamuan minum kopi (Arabian Coffe) merupakan simbol keramah tamahan bagi bangsa Arab. Pada saat itu kopi disajikan dalam cangkir kecil dengan ditambahkan kapulaga, tanpa susu ataupun gula.

Perkembangan dan Penyebaran Kopi

Sekitar  tahun 1625 orang Eropa menjual kopi di toko obat sebagai komoditas medis bukan sebagai barang konsumsi. Pada awalnya  di Eropa hanya para bangsawan saja yang mengkonsumsi minuman kopi. Baru sekitar tahun 1683 di bukalah kedai kopi pertama untuk masyarakat umum di Venice. Dan pada tahun 1616, Belanda membuka perkebunan kopi pertamanya di Eropa.
Dan dalam perkembangan selanjutnya, ternyata kopi sedikit banyak mempengaruhi kehidupan masyarakat Eropa pada saat itu. Pada tahun 1674 di London, ada sekumpulan wanita yang mengeluarkan petisi untuk melawan kopi ( Women petition Aginst Coffe). Penyebabnya adalah para suami-suami mereka lebih banyak menghabiskan waktunya di coffe house dibanding di rumah bersama anak dan istrinya. Dan pada kurun waktu sesudahnya, kopi berkembang sangat pesat di Eropa.  Di tandai dengan dibuatnya mesin Espresso pertama pada tahun 1822 oleh orang Perancis. Kemudian pada tahun 1901, mesin espresso pertama di patenkan oleh Luigi Bezzera yang berasal dari Perancis lalu pada tahun 1905 mulai diproduksi secara komersial.
Kopi juga ikut andil dalam kehidupan seniman Eropa pada saat itu. Pada tahun 1732 Johan sebastian Bach membuat komposisi Kaffee-Kantate. Salah satu makna yang tersirat dalam karya tersebut adalah protesnya terhadap gerakan masyarakat Jerman yang melarang wanita minum kopi dengan alasan minuman kopi membuat wanita menjadi infertil. Kopi juga sangat di sukai oleh Bethoveen. Bethoveen sangat teliti dalam membuat kopi. Setiap membuat kopi selalu di hitung dengan teliti, jumlah biji kopi harus 60 biji di setiap cangkirnya.
Sedangkan pada masa perang saudara Eropa, para tentara wajib dibekali dengan 3.6 kg kopi sebagain bagian dari ransum makanan.  Dan istilah Americano diciptakan oleh tentara Amerika saat perang Dunia kedua. Mereka mencampur espresso dengan air untuk mengurangi rasa kuat dari kopi. Sedangakan kopi instan diciptakan pada tahun 1906 oleh seorang ahli kimia asal inggris yang tinggal di Guatemala bernama George Washington.

Jenis-Jenis Kopi


Di seluruh dunia terdapat sekitar 70 spesies pohon kopi. Namun hanya ada 2 jenis pohon kopi yang paling laris yaitu Arabika dan Robusta.

Arabika

Kopi Arabika merupakan jenis kopi yang pertama kali dikembangkan di dunia yang berasal dari spesies caffea arabica.
Jenis Arabika biasanya tumbuh subur diketinggian 700-1700 mdpl. Biji kopi ini berbentuk bulat kecil dan tinggi pohonnya dapat mencapai 6 meter. Kandungan kafein kopi Arabika hanya setengah dari kandungan kafein kopi jenis robusta sekitar 1,5%. Kopi jenis Arabica harganya lebih mahal dari kopi jenis robusta, karena termasuk langka. Sedangkan tingkat permintaan di seluruh dunia tergolong tinggi.

Robusta

Kopi robusta disebut juga dengan caffea canepora. Tinggi pohonnya dapat mencapai 12 meter dan dapat ditanam ditempat yang lebih rendah dari pada kopi arabica. Kopi robusta memiliki biji berbentuk oval dan sedikit lebih besar dari kopi arabica.  Kualitasnya tidak sebaik arabica dan kandungan kafeinnya lebih tinggi dari kopi arabica. Namun kopi robusta memiliki kelebihan lain yaitu lebih tahan terhadap hama penyakit dan pembudidayaannya tidak sesulit jenis kopi arabica.
Kopi robusta biasanya digunakan sebagai kopi instant. Kandungan kafeinnya lebih tinggi dari kopi arabica, rasa yang lebih netral serta aroma yang lebih kuat.  Kandungan kafein kopi robusta mencapai 2,8%.

Jenis-jenis biji kopi dari Indonesia

Sebagai negara tropis yang memiliki wilayah yang luas dan beragam, Indonesia memiliki berbagai macam kopi yang tersebar disejumlah daerah. Bahkan beberapa diantaranya merupakan kopi-kopi terbaik yang menjadi favorit banyak orang. Tidak hanya dari dalam negeri saja, bahkan banyak pula orang luar negeri yang menyukainya karena kekhasan yang dimiliki oleh masing-masing kopi tersebut. Jenis-jenis kopi yang ada di Indonesia diantaranya adalah:
  • Kopi Aceh                                                                                                                 Di aceh kopi yang dibudidayakan yaitu kopi arabica dan kopi Robusta. Kopi Arabica umumnya dibudidayakan di wilayah dataran tinggi, seperti Tanah Gayo,Takengon, Aceh Tenggara dan Gayo Lues. Sedangkan kopi robusta dibudidayakan di kabupaten Pidie dan aceh barat. Yang membuat kopi Aceh menarik adalah dari cara penyajiannnya. Dimana kopi diseduh dengan air yang dijaga tetap dalam keadaan mendidih. Seduhan kopi kemudian disaring berulang kali dengan saringan yang terbuat dari kain. Hasilnya adalah kopi yang pekat,harum dan bersih tanpa mengandung bubuk kopi.
  • Kopi Medan                                                                                                               Di tanam di dataran tinggi sumatera utara. memilki rasa yang halus dengan konsistensi yang pekat.
  • Kopi Lampung                                                                                                            Jenis robusta yang banyak di ekspor ke luar negeri. rasanya agak manis dengan aroma yang baik.
  • Kopi Jawa                                                                                                                 Merupakan jenis Arabica yang langka. Aromanya lembut dan kaya serta memiliki rasa yang unik
  • Kopi Bali                                                                                                                   Termasuk jenis kopi robusta yang banyak disukai orang. rasanya pekat dengan aroma yang kuat.
  • Kopi Luwak                                                                                                                Kopi Luwak adalah kopi yang termahal di dunia. Merupakan kopi yang berasal dari sisa kotoran luwak/musang, sehingga memilki rasa yang berbeda karena telah melewati pencernaan dari luwak. Selain itu kopi yang berasal dari luwak tersebut juga merupakan kopi berkualitas tinggi, karena hewan luwak hanya mau makan biji kopi dengan kualitas yang terbaik.

Fakta unik kopi

  • Kopi merupakan salah satu minuman yang tertua dan paling populer di dunia         
  • Salah satu jenis kopi adalah capuccino. Dinamakan capuccino karena busa susunya menggunung menyerupai bentuk topi biarawan Katolik.
  • Kandungan kafein dalam kopi merupakan salah satu faktor yang menentukan seorang atlet untuk dapat berkompetisi di Olimpiade. Jika kandungan kafein lebih dari 12 mikrogram per milimeter urin, mereka bisa didiskualifikasi dari pertandingan.
sumber
Bonus Femina No.30/xxxI.2003. Rahasia Secangkir Kopi
Danang Irawan Sopyan.2012.Benar-benar Unik Tapi Nyata.